Warga Cikaret Terluka Usai Lawan Begal, Keamanan Jalur Rawan di Kota Bogor jadi Sorotan

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, mengungkapkan bahwa aksi pembegalan umumnya terjadi pada dini hari.

“Aksi pembegalan biasanya terjadi antara pukul 02.00 hingga 05.00 WIB. Pelaku cenderung beraksi di lokasi yang minim penerangan,” jelas Aji.

Pihak kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan kejahatan di enam kecamatan, antara lain di wilayah Tanah Sareal (Cijambu dan Salabenda, batasan Kemang/Parung). Bogor Utara (Cimahpar, kawasan Katulampa, dan Pangkalan Dua).

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

Bogor Barat meliputi wilayah Bubulak (batasan Laladon) dan area perumahan. Kemudian, Bogor Selatan di Jalan Tentara Pelajar dan kawasan Pamoyanan.

Selain begal, polisi juga mengidentifikasi kerawanan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang justru sering terjadi pada pagi hingga menjelang siang hari di pemukiman padat dan parkiran umum.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

“Pencurian biasanya terjadi antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Lokasi yang perlu diwaspadai meliputi kawasan Taman Kencana, Perumahan Yasmin, serta pusat keramaian seperti Pasar Anyar dan Stasiun Bogor,” pungkas Aji.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================