
BOGORTODAY.COM – Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyatakan siap merancang desain jenjang karier guru sebagai upaya memperbaiki sistem karier dan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.
Salah satu pendiri IGI, Ahmad Sururi Aziz, mengatakan, desain tersebut diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan karier yang selama ini dihadapi guru, termasuk bagi mereka yang telah menyelesaikan masa jabatan sebagai kepala sekolah.
Menurut dia, tidak sedikit mantan kepala sekolah yang mengalami kebingungan saat kembali menjadi guru karena berkurangnya jam mengajar.
“Setelah jadi kepala sekolah, ketika kembali menjadi guru, jam mengajarnya justru berkurang. Ini yang sering membuat bingung,” kata Ahmad Sururi, Jumat (17/4/2026).
Ia menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan sistem karier guru ke depan.
Ahmad Sururi juga mengusulkan agar guru yang telah mencapai jenjang tertinggi, yakni guru utama, dapat memperoleh kesejahteraan yang setara dengan guru besar di perguruan tinggi.
Menurut dia, gagasan tersebut menjadi salah satu inspirasi bagi IGI dalam mendesain sistem karier guru yang lebih jelas dan berkelanjutan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya guru mengikuti kebijakan baru seiring pergantian kepemimpinan pemerintahan. Ia mencontohkan kebijakan yang mengharuskan kepala sekolah yang sedang menjabat untuk kembali mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS).
“Dulu kepala sekolah bisa menjabat terus, tetapi sekarang harus mengikuti kembali seleksi BCKS,” ujarnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














