Mengapa Tidur Semakin Sulit Seiring Bertambahnya Usia?

Tidur
Ilustrasi Sulit Tidur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Seiring bertambahnya usia, banyak perubahan terjadi dalam tubuh, termasuk pada kebiasaan tidur. Tidak sedikit orang yang mulai merasakan sulit tidur atau kualitas tidur yang menurun. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan merupakan bagian dari proses alami penuaan.

Tidur memiliki peran penting bagi kesehatan, sama halnya dengan pola makan dan aktivitas fisik. Saat tidur, tubuh melakukan proses pemulihan, memperbaiki sel, serta mengembalikan energi setelah aktivitas seharian. Namun, seiring waktu, pola tidur seseorang bisa mengalami perubahan yang signifikan.

Para ahli menyebutkan bahwa memahami perubahan ini dapat membantu seseorang lebih menerima kondisi tersebut dan tetap menjaga kualitas tidur yang baik.

Perubahan Kebutuhan Tidur di Setiap Usia

Kebutuhan tidur manusia tidaklah sama sepanjang hidup. Sejak lahir hingga lanjut usia, durasi tidur cenderung mengalami penurunan.

Bayi baru lahir bisa tidur hingga 16–20 jam per hari. Saat memasuki usia balita, kebutuhan tidur berkurang menjadi sekitar 11–12 jam. Memasuki masa remaja, rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan sekitar 9 jam.

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

Ketika beranjak dewasa, kebutuhan tidur biasanya sekitar 7–8 jam setiap malam. Menariknya, pada usia lanjut, kebutuhan tidur sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Namun, banyak lansia kesulitan untuk mendapatkan tidur dalam durasi tersebut secara utuh.

Selain durasi, kualitas tidur juga berubah. Tidur nyenyak (deep sleep) cenderung berkurang, begitu juga fase REM yang berperan penting dalam proses pemulihan mental.

Penyebab Sulit Tidur di Usia Dewasa dan Lansia

Ada beberapa faktor yang membuat kualitas tidur menurun seiring bertambahnya usia, di antaranya:

  1. Pengaruh Obat-obatan

Beberapa jenis obat, seperti obat penenang, antidepresan, atau pelemas otot, dapat memengaruhi pola tidur. Efek sampingnya bisa berupa rasa kantuk berlebih atau justru kesulitan tidur.

  1. Gangguan Pernapasan saat Tidur

Salah satu gangguan yang sering terjadi adalah obstructive sleep apnea (OSA), yaitu kondisi ketika saluran napas terganggu saat tidur akibat jaringan di sekitar leher mengendur. Gejala yang sering muncul adalah mendengkur, yang ternyata dapat mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan.

  1. Stres dan Kecemasan
BACA JUGA :  Jangan Langsung Dibuang! Sisa Makanan Ini Bisa Menyuburkan Tanaman di Rumah

Tekanan hidup, masalah kesehatan, atau beban pikiran dapat membuat seseorang sulit tidur. Perasaan cemas dan gelisah sering kali muncul saat malam hari, sehingga menghambat proses tidur.

  1. Terjebak dalam Rasa Frustrasi

Ketika sulit tidur, banyak orang justru semakin terjaga karena terus memikirkan kondisi tersebut. Kebiasaan melihat jam berulang kali dan merasa kesal karena belum juga tertidur dapat memperparah keadaan.

Perubahan pola tidur seiring bertambahnya usia adalah hal yang wajar. Meskipun demikian, penting untuk tetap menjaga kualitas tidur dengan memahami penyebab gangguan yang mungkin muncul.

Dengan pola hidup sehat, manajemen stres yang baik, serta kebiasaan tidur yang teratur, kualitas tidur tetap bisa dijaga meski usia terus bertambah.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================