
Padahal, hormon ini juga berperan dalam menjaga kestabilan tekanan darah dan kesehatan jantung. Menggunakan pencahayaan redup bisa membantu tubuh lebih siap beristirahat.
- Minum Kafein di Malam Hari
Kopi atau teh di malam hari memang terasa menenangkan bagi sebagian orang. Namun, kandungan kafein dapat bertahan berjam-jam di dalam tubuh. Efeknya, sistem saraf tetap aktif, detak jantung meningkat, dan waktu tidur menjadi terganggu.
- Bermain Gawai Sebelum Tidur
Kebiasaan menatap layar ponsel atau televisi sebelum tidur sudah sangat umum. Sayangnya, cahaya biru dari layar dapat “menipu” otak seolah-olah masih siang hari.
Hal ini menghambat pelepasan melatonin dan membuat tidur menjadi lebih pendek serta kurang berkualitas.
- Bekerja Hingga Larut
Lembur di malam hari sering kali tidak terhindarkan. Namun, aktivitas ini dapat meningkatkan hormon stres yang memicu kerja jantung lebih berat.
Apalagi jika disertai kebiasaan merokok, yang dapat mempersempit pembuluh darah dan menaikkan tekanan darah.
- Menunda Waktu Tidur
Begadang untuk menonton atau scrolling media sosial mungkin terasa menyenangkan. Namun, kebiasaan ini bisa mengganggu ritme tidur alami tubuh.
Kurangnya waktu tidur berarti tubuh, termasuk jantung, tidak mendapatkan kesempatan optimal untuk melakukan proses pemulihan.
Malam hari seharusnya menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki diri. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus ternyata dapat memberi dampak besar terhadap kesehatan jantung.
Mulai dari hal sederhana seperti tidur tepat waktu, menghindari kafein, hingga membatasi penggunaan gawai bisa menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan jantung. Perubahan kecil yang konsisten sering kali memberikan hasil yang signifikan dalam jangka panjang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















