Ingin Pindah Negara? Ini 7 Negara yang Siap Membayar Kamu untuk Tinggal di Sana

BOGORTODAY.COM – Bagi banyak orang, pindah dan tinggal di negara lain adalah impian besar—entah karena ingin mencari suasana baru, menjalani hidup yang lebih tenang, atau mengejar peluang karier.

Namun, impian itu sering kandas karena alasan klasik: biaya pindah mahal dan proses imigrasi yang rumit.

Menariknya, ada sejumlah negara yang benar-benar bersedia membayar kamu untuk pindah ke sana.

Tujuannya bukan cuma mengisi kota-kota yang hampir kosong, tapi juga membangun kembali komunitas dan ekonomi lokal.

Insentif yang ditawarkan beragam, mulai dari dana hibah untuk membeli rumah, mendirikan usaha, hingga tunjangan hidup. Namun, tentu saja setiap program punya syarat dan ketentuannya masing-masing.

Berikut daftar 7 negara yang bersedia membayar kamu untuk pindah, seperti dikutip dari Veranda:

  1. Chile – Hibah untuk Start-Up Hingga Rp 1,6 Miliar

Program Start-Up Chile mendukung pengusaha teknologi atau perusahaan rintisan yang ingin pindah ke Santiago. Tiga jenis hibah bebas ekuitas ditawarkan:

  • Build: Sekitar US$15.000
  • Ignite: Hingga US$25.000
  • Growth: Dana hingga US$100.000

Kamu bisa mengembangkan bisnis tanpa harus menyerahkan saham perusahaan.

  1. Irlandia – Hibah Rp 1,4 Miliar untuk Tinggal di Pulau Terpencil
BACA JUGA :  Mengapa Banyak Orang Mulai Menghindari Berita? Mengenal Fenomena News Fatigue dari Sisi Psikologi

Lewat program “Our Living Islands”, pemerintah Irlandia menawarkan hingga €84.000 untuk pindah dan merenovasi rumah kosong di 30 pulau terpencilnya.

Namun, pulau-pulau ini terputus dari daratan dan akses hanya melalui kapal atau pesawat. Kamu juga tetap harus mengurus proses imigrasi secara mandiri.

  1. Italia – Hibah Puluhan Ribu Euro untuk Beli Rumah di Desa

Selain program rumah seharga 1 euro, beberapa daerah di Italia menawarkan hibah:

  • Tuscany: Antara €10.000–€30.000 untuk tinggal di 76 kota pegunungan.
  • Sardinia: Hingga €15.000 untuk membeli dan renovasi rumah di kota kecil berpenduduk <3.000 orang.
  1. Jepang – Dibayar untuk Hidup di Desa

Program Regional Revitalization Corps memberikan gaji sekitar ¥3.000.000 (sekitar Rp 300 juta) per tahun untuk tinggal dan bekerja di desa terpencil di Jepang.

Syarat utama: fasih berbahasa Jepang, karena kamu akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan komunitas lokal.

  1. Mauritius – Dana untuk Wirausaha

Negara kepulauan di Samudra Hindia ini menawarkan dana Rs 20.000 (sekitar US$440) untuk orang asing yang ingin memulai bisnis di sana.

BACA JUGA :  Mayoritas Alumni Unair Berkarier di Sektor Swasta, FTMM Catat Rata-rata Gaji Tertinggi

Kamu harus menyampaikan proposal bisnis ke komite pemerintah dan memenuhi persyaratan visa.

  1. Spanyol – Hibah Hingga Rp 250 Juta untuk Tinggal di Kota Sepi

Spanyol mendorong orang untuk pindah ke kota kecil melalui berbagai program:

  • Extremadura: Hibah €10.000 (usia <30) atau €8.000 (usia >30).
  • Tambahan hingga €5.000 di tahun ketiga jika tetap tinggal.
  • Visa Nomaden Digital & Visa Pengusaha juga tersedia dengan dukungan dana hingga US$50.000.
  1. Swiss – Rp 700 Juta untuk Tinggal di Desa Pegunungan

Desa Albinen di Swiss menawarkan:

  • CHF 25.000 (sekitar US$30.000) untuk orang dewasa di bawah usia 45 tahun
  • CHF 10.000 (sekitar US$12.000) per anak

Kamu harus membeli rumah dan tinggal di sana selama minimal 10 tahun.

Catatan Penting Sebelum Pindah

Meskipun menggiurkan, setiap program punya persyaratan ketat. Mulai dari izin tinggal permanen, pembelian properti, hingga kontribusi pada komunitas lokal.

Pastikan kamu membaca detail program, mempersiapkan dokumen dengan lengkap, dan siap secara mental untuk beradaptasi dengan budaya baru.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================