
Kebiasaan ini juga memaksa mesin bekerja berulang kali, sehingga penggunaan BBM menjadi kurang efisien.
- Menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai
Pemilihan jenis BBM yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat memengaruhi kualitas pembakaran.
Jika oktan terlalu rendah dari yang dibutuhkan, proses pembakaran tidak optimal dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
- Tekanan ban tidak sesuai standard
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan saat kendaraan melaju. Kondisi ini membuat mesin harus mengeluarkan tenaga ekstra, yang otomatis berdampak pada meningkatnya penggunaan BBM.
- Membawa beban berlebihan
Muatan yang terlalu berat, baik penumpang maupun barang, akan menambah beban kerja mesin. Semakin berat kendaraan, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk bergerak, sehingga BBM lebih cepat habis.
Pada akhirnya, efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada teknologi kendaraan, tetapi juga pada kebiasaan pengemudinya.
Dengan gaya berkendara yang lebih halus dan terkontrol, konsumsi BBM dapat ditekan secara signifikan tanpa perlu mengubah kendaraan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















