
BOGORTODAY.COM – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi mesin atau spesifikasi pabrikan.
Dalam penggunaan sehari-hari, justru gaya mengemudi dan kebiasaan pengendara memiliki peran besar dalam menentukan seberapa efisien bahan bakar digunakan.
Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan kecil saat berkendara bisa membuat konsumsi BBM meningkat secara signifikan. Berikut beberapa kebiasaan yang perlu diwaspadai:
- Sering memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi
Mengemudi dengan kecepatan tinggi membuat mesin bekerja lebih keras untuk melawan hambatan udara.
Semakin cepat laju kendaraan, semakin besar energi yang dibutuhkan, sehingga konsumsi BBM pun ikut meningkat.
- Berkendara terlalu lambat
Mengemudi di bawah kecepatan ideal juga tidak selalu hemat bahan bakar. Pada kondisi tertentu, transmisi otomatis akan menurunkan gigi ke posisi lebih rendah, yang justru membuat mesin bekerja lebih berat dan boros BBM.
- Menginjak pedal gas secara mendadak
Akselerasi yang terlalu agresif menyebabkan injeksi bahan bakar meningkat drastis dalam waktu singkat. Akibatnya, pembakaran menjadi tidak efisien dan konsumsi BBM lebih tinggi dari kebutuhan sebenarnya.
- Sering melakukan pengereman tiba-tiba
Pola berkendara “gas lalu rem mendadak” membuat energi yang sudah dihasilkan mesin terbuang sia-sia.
Kebiasaan ini juga memaksa mesin bekerja berulang kali, sehingga penggunaan BBM menjadi kurang efisien.
- Menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai
Pemilihan jenis BBM yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat memengaruhi kualitas pembakaran.
Jika oktan terlalu rendah dari yang dibutuhkan, proses pembakaran tidak optimal dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
- Tekanan ban tidak sesuai standard
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan saat kendaraan melaju. Kondisi ini membuat mesin harus mengeluarkan tenaga ekstra, yang otomatis berdampak pada meningkatnya penggunaan BBM.
- Membawa beban berlebihan
Muatan yang terlalu berat, baik penumpang maupun barang, akan menambah beban kerja mesin. Semakin berat kendaraan, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk bergerak, sehingga BBM lebih cepat habis.
Pada akhirnya, efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada teknologi kendaraan, tetapi juga pada kebiasaan pengemudinya.
Dengan gaya berkendara yang lebih halus dan terkontrol, konsumsi BBM dapat ditekan secara signifikan tanpa perlu mengubah kendaraan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















