Ketegangan Berlanjut, Israel Perintahkan Operasi Militer Penuh di Lebanon Selatan

Israel
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Situasi di perbatasan selatan Lebanon kembali memanas meskipun kesepakatan gencatan senjata tengah berlangsung. Israel dilaporkan menginstruksikan pasukannya untuk tetap menjalankan operasi militer dengan kekuatan penuh guna menghadapi berbagai ancaman di wilayah tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa dirinya bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer untuk bertindak tegas, baik melalui operasi darat maupun serangan udara. Langkah ini disebut sebagai upaya melindungi pasukan Israel dari potensi ancaman yang masih ada, termasuk dari kelompok Hizbullah.

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Selain itu, militer Israel juga diperintahkan untuk menghancurkan bangunan atau infrastruktur yang dicurigai telah dipasangi bahan peledak. Rumah-rumah di desa perbatasan yang dianggap digunakan sebagai basis aktivitas Hizbullah pun menjadi target penghancuran.

Di tengah situasi yang belum stabil, sebagian warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan Lebanon. Namun, tidak sedikit yang masih ragu terhadap keberlangsungan gencatan senjata yang baru berjalan sekitar 10 hari sejak diberlakukan.

BACA JUGA :  Maju Jadi Calon Ketua Kadin Kota Bogor Harus Siapkan Rp350 Juta, Ini Penjelasan Panitia

Di sejumlah wilayah seperti Dibbine dan Srifa, terlihat warga mulai meninjau kondisi rumah mereka yang rusak akibat konflik. Ada yang membersihkan puing-puing, sementara lainnya membawa kembali barang-barang kebutuhan rumah tangga. Di sisi lain, beberapa warga justru memilih meninggalkan wilayah tersebut setelah mengambil barang penting dari rumah mereka.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================