AS–Iran Kembali Duduk di Meja Diplomasi, JD Vance Pimpin Delegasi ke Islamabad

Ghalibaf juga menuding adanya pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata, termasuk tindakan blokade di Selat Hormuz serta insiden penyerangan terhadap kapal-kapal Iran. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan bahwa proses diplomasi justru diarahkan untuk menekan Iran agar menerima tuntutan tertentu.

Ia bahkan menilai bahwa pendekatan tersebut berpotensi mengubah ruang perundingan menjadi bentuk “penyerahan diri”, yang pada akhirnya dapat memperburuk ketegangan yang sudah ada.

BACA JUGA :  Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini Daftar Instansi dan Tahapan Seleksinya

Meski demikian, di tengah pernyataan keras tersebut, sejumlah sumber menyebut bahwa Iran masih membuka kemungkinan untuk melanjutkan pembicaraan. Sikap ini menunjukkan bahwa peluang diplomasi belum sepenuhnya tertutup, meskipun jalannya masih penuh ketidakpastian.

BACA JUGA :  Tolak LGBT dan Miras, Ratusan Warga Gelar Aksi Damai di Balai Kota Bogor

Perkembangan perundingan ini kini menjadi sorotan internasional, mengingat hasilnya dapat memengaruhi stabilitas kawasan dan hubungan kedua negara ke depan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================