Bau Cat Dinding Baru: Penyebab, Dampak, dan Cara Menghindarinya

Paparan bau cat dalam waktu singkat dapat menimbulkan berbagai gejala seperti pusing, mual, mata perih, hidung dan tenggorokan terasa tidak nyaman, hingga sesak napas.

Dalam jangka panjang, paparan zat kimia tertentu dari VOC berpotensi memberikan dampak yang lebih serius, seperti gangguan pada sistem saraf, hati, dan ginjal. Tingkat keparahan efek ini sangat bergantung pada kondisi tubuh dan durasi paparan seseorang.

Berapa Lama Ruangan Harus Dikosongkan?

Menurut praktisi konstruksi Wildan, ruangan yang baru dicat sebaiknya tidak langsung ditempati. Idealnya, ruangan dibiarkan kosong selama 2 hingga 3 hari agar bau cat mulai berkurang.

BACA JUGA :  Allo Bank Festival 2026 Siap Guncang Indonesia Arena, CORTIS Debut Perdana di Indonesia

Untuk keamanan yang lebih maksimal, disarankan menunggu hingga sekitar satu minggu, terutama jika ventilasi ruangan kurang baik.

Cara Mengurangi Bau Cat di Dalam Ruangan

Agar proses pengecatan lebih aman dan nyaman, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Membuka jendela atau pintu agar sirkulasi udara lancar
  • Menggunakan kipas angin untuk membantu perputaran udara
  • Menghindari penggunaan ruangan selama proses pengeringan
  • Menggunakan masker saat berada di area yang baru dicat
BACA JUGA :  Disegel Kejagung, Gudang Motor Listrik BGN di Sentul Bogor Terpantau Aktif

Bau cat yang menyengat berasal dari senyawa kimia VOC yang menguap saat proses pengeringan. Meski membantu cat lebih tahan lama, zat ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga gangguan kesehatan jika terpapar dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan tidak langsung ditempati setelah pengecatan agar kondisi tetap aman dan nyaman.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================