Memahami Rukun Haji: Panduan Penting Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Haji
Ilustrasi Haji. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi umat Muslim yang mampu, baik secara fisik maupun finansial.

Sebelum menunaikannya, setiap calon jemaah perlu memahami rukun haji karena hal ini menjadi penentu sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan.

Perintah untuk menunaikan haji telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al Hajj ayat 27 yang menyeru manusia untuk datang ke Baitullah dari berbagai penjuru dunia, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan.

Apa Saja Rukun Haji?

Secara umum, terdapat enam rukun haji yang harus dilaksanakan secara berurutan. Berikut penjelasannya:

  1. Ihram (Niat Haji)

Rukun pertama dimulai dengan niat untuk melaksanakan haji yang ditandai dengan mengenakan pakaian ihram. Pada tahap ini, jemaah juga harus menjaga diri dari larangan-larangan ihram.

  1. Wukuf di Arafah

Wukuf merupakan momen inti dalam ibadah haji yang dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah di Padang Arafah. Jemaah berdiam diri sambil memperbanyak doa, zikir, dan istighfar sejak matahari tergelincir hingga terbenam.

  1. Tawaf Ifadah

Tawaf ini dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad. Selama tawaf, posisi Ka’bah harus berada di sebelah kiri, dan jemaah wajib dalam keadaan suci.

  1. Sai antara Safa dan Marwah
BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Sai dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali antara Bukit Safa dan Marwah. Ibadah ini mengenang perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk putranya, Nabi Ismail.

  1. Tahallul

Tahallul adalah mencukur atau memotong rambut sebagai tanda selesainya rangkaian ibadah haji. Laki-laki dianjurkan mencukur habis rambutnya, sedangkan perempuan cukup memotong sebagian kecil rambut.

  1. Tertib

Seluruh rangkaian rukun haji harus dilakukan sesuai urutan yang telah ditetapkan. Ketidakteraturan dalam pelaksanaannya dapat memengaruhi kesempurnaan ibadah.

Perbedaan Pendapat Ulama

Para ulama memiliki pandangan berbeda terkait jumlah rukun haji:

  • Mazhab Syafi’i menetapkan enam rukun sebagaimana dijelaskan di atas.
  • Mazhab Hanafi berpendapat hanya dua rukun utama, yaitu wukuf di Arafah dan tawaf ifadah.
  • Sementara Mazhab Maliki dan Hambali menyebutkan empat rukun, yaitu ihram, wukuf, tawaf, dan sai.

Perbedaan ini menunjukkan adanya keragaman pemahaman dalam fikih, meskipun tujuan utamanya tetap sama, yaitu menyempurnakan ibadah haji.

Apa yang Terjadi Jika Rukun Haji Terlewat?

Meninggalkan salah satu rukun haji berdampak besar terhadap keabsahan ibadah. Jika rukun selain wukuf yang terlewat, maka haji tetap dianggap tidak sempurna hingga rukun tersebut dilengkapi. Namun, jika wukuf di Arafah tidak dilaksanakan, maka ibadah haji dinyatakan tidak sah.

BACA JUGA :  Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar di Citalahab Malasari

Karena itu, seluruh rukun harus dipenuhi secara lengkap agar ibadah haji mencapai substansi dan kesempurnaannya.

Jadwal Haji Indonesia Tahun 2026

Penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M diperkirakan berlangsung mulai akhir April hingga awal Juli 2026. Puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, jatuh pada 26 Mei 2026.

Secara garis besar:

  • Keberangkatan jemaah dimulai pada 22 April 2026
  • Wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026
  • Idul Adha pada 27 Mei 2026
  • Pemulangan jemaah berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026

Jadwal ini menjadi acuan penting bagi jemaah agar dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik dari sisi fisik, mental, maupun pengetahuan ibadah.

Memahami rukun haji bukan sekadar teori, melainkan bekal utama dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dengan mengetahui setiap tahapannya, jemaah dapat melaksanakan haji dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================