
Penguatan serupa juga terjadi terhadap poundsterling atau Poundsterling yang naik 0,02%. Sementara itu, terhadap dolar Australia atau Dolar Australia, penguatan tercatat lebih tinggi yakni sekitar 0,14%.
Namun, tidak semua mata uang mengalami tekanan. Dolar AS justru melemah sekitar 0,06% terhadap yen Jepang atau Yen Jepang.
Selain itu, dolar AS juga menguat terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,04% dan terhadap franc Swiss atau Franc Swiss sebesar 0,06%.
Pergerakan dolar AS yang kembali menguat menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di pasar валютa pagi ini.
Meski demikian, dinamika nilai tukar global yang cenderung fluktuatif membuat arah pergerakan selanjutnya masih terbuka, bergantung pada sentimen pasar dan kondisi ekonomi global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















