Perkuat Layanan Ibu dan Anak, RSUD R. Moh. Noh Nur Terapkan Metode Ilmiah ‘Quality Improvement’

RSUD Raden Moh Noh Nur Gandeng MCGL untuk Optimalkan Rujukan Kesehatan di Bogor Barat. Foto: Ist

BOGORTODAY.COM – RSUD R. Moh. Noh Nur terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui pendekatan berbasis metode ilmiah yang terukur. Upaya ini diwujudkan melalui penerapan Quality Improvement (QI), sebuah gerakan perbaikan mutu sistematis yang dilakukan secara berkesinambungan di seluruh unit pelayanan maternal dan neonatal.

Program ini diawali dengan evaluasi internal menyeluruh untuk mengidentifikasi titik-titik krusial dalam pelayanan. Berdasarkan hasil tersebut, tim mutu lintas profesi menyusun program perbaikan dengan mengadopsi metode PDSA (Plan, Do, Study, Act), sebuah siklus perbaikan berkelanjutan yang diakui secara global.

Tiga Fokus Utama Perbaikan
Saat ini, terdapat tiga fokus utama program QI yang tengah berjalan di RSUD Raden Moh Noh Nur:

Penguatan Alur Kegawatdaruratan: Melakukan pemetaan mulai dari IGD PONEK, ruang bersalin, ruang critical neonatal, hingga ruang operasi yang tersedia 24 jam. Hal ini didukung oleh sistem rujukan terintegrasi (SPGDT), bank darah, dan laboratorium guna memastikan respons cepat dan terkoordinasi.

BACA JUGA :  Kebiasaan Penumpang yang Kerap Membuat Pramugari Kesal, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Standardisasi Tindakan: Implementasi Bundle of Care dan clinical pathway untuk kondisi berisiko tinggi agar seluruh tenaga kesehatan menjalankan standar tindakan klinis yang sama dan berbasis bukti (evidence-based).

Audit Berkala: Pelaksanaan Audit Maternal Perinatal secara rutin sebagai forum evaluasi terbuka untuk memperbaiki sistem, tanpa mencari kesalahan individu.

Edukasi Pasien dan Inovasi SiKeina
Rumah sakit juga memberikan perhatian besar pada aspek edukasi. Sebelum pulang, ibu dan keluarga mendapatkan pembekalan mengenai tanda bahaya pascapersalinan dan perawatan bayi.

Guna menjamin pengawasan berkelanjutan bagi pasien yang memerlukan pemantauan khusus, RSUD Raden Moh Noh Nur menggunakan sistem komunikasi terintegrasi bernama SiKeina. Sistem ini memfasilitasi koordinasi antara rumah sakit dan tenaga kesehatan di wilayah tempat tinggal pasien.

BACA JUGA :  Pos Koramil Megamendung Resmi Berdiri, Jaro Ade: Jaga Sinergi Demi Bogor Aman

Penguatan jejaring ini merupakan bagian dari inisiatif yang didukung oleh program MOMENTUM Country and Global Leadership (MCGL), sebuah kemitraan global yang berfokus pada percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui penguatan sistem kesehatan lokal.

Akuntabilitas dan Mutu Layanan
Seluruh inisiatif perbaikan ini dilengkapi dengan indikator kinerja yang jelas dan dilaporkan secara transparan kepada manajemen. Dengan demikian, setiap langkah tidak hanya terukur, tetapi juga akuntabel.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Bogor Barat, RSUD Raden Moh Noh Nur menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya mengedepankan empati, tetapi didukung oleh sistem yang kuat dan tenaga kesehatan yang kompeten. Bagi rumah sakit ini, mutu bukan sekadar target, melainkan budaya kerja sehari-hari demi keselamatan ibu dan buah hati.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================