Gandeng Baitulmal Tazkia, PT Nutrisius Sari Persada Intervensi 38 Anak Stunting di Bubulak

38 Balita di Bubulak Dapatkan Suplai Pangan Bergizi Rutin dari PT Nutrisius Sari Persada dan Baitulmal Tazkia. Foto: Bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – PT Nutrisius Sari Persada berkolaborasi dengan Baitulmal Tazkia menyalurkan bantuan pangan bergizi bagi 38 anak terindikasi stunting di wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (24/4/2026). Program pendampingan ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan selama enam bulan ke depan.

Perwakilan PT Nutrisius Sari Persada, Malik Gunawan, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Ia berharap bantuan ini menjadi langkah nyata dalam menekan angka stunting hingga mencapai titik nol (zero stunting).

“Kami berdomisili di Bubulak, tentu harus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Harapannya, program ini bisa menjadi percontohan tidak hanya untuk tingkat Kota Bogor, tetapi juga nasional,” ujar Malik saat penyerahan bantuan di Aula Kelurahan Bubulak.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Direktur Baitulmal Tazkia, Iwan, menambahkan bahwa pihaknya memastikan penyaluran dana zakat ini tepat sasaran, khususnya bagi kesehatan balita. Selain bantuan fisik, pihaknya juga akan melakukan kajian dampak secara berkala.

“Kami menyerahkan 38 paket bantuan pangan bergizi dan akan melakukan pendampingan terukur, mulai dari pemantauan kondisi sebelum hingga sesudah program berjalan,” jelas Iwan.

Inovasi ‘Asanti’ Kelurahan Bubulak

Lurah Bubulak, Anjar Apriyana, mengapresiasi dukungan swasta tersebut. Ia memaparkan bahwa berdasarkan hasil penimbangan Februari 2026, tercatat masih ada 38 balita yang masuk kategori stunting. Sebagai respons, pihak kelurahan meluncurkan program inovasi bertajuk Asanti (Atasi Stunting dengan Makan Telur dan Ikan).

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

“Asanti memiliki tiga poin utama: pemberian makanan tambahan seperti telur, ikan, susu, dan vitamin yang didukung oleh PT Nutrisius dan Baitulmal Tazkia; edukasi serta sosialisasi bagi orang tua; dan terakhir adalah pendampingan ketat oleh kader di setiap RW,” papar Anjar.

Penyaluran bantuan ini akan dilakukan satu bulan sekali setiap hari Jumat pada minggu ketiga. Monitoring ketat akan dilakukan hingga September 2026 untuk melihat efektivitas intervensi gizi tersebut.

“Melalui pendampingan kader yang tepat sasaran selama enam bulan ini, kami optimis akan terlihat penurunan angka stunting di Kelurahan Bubulak pada akhir periode nanti,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================