
Vitamin C sebagai pendukung utama
Vitamin C berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi non-heme. Nutrisi ini mengubah bentuk zat besi menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh.
Contoh kombinasi yang baik antara lain:
- Bayam dengan perasan jeruk
- Brokoli dengan paprika
- Kacang-kacangan bersama buah jeruk atau stroberi
Selain itu, mengonsumsi zat besi heme bersamaan dengan sumber nabati juga dapat membantu meningkatkan penyerapan secara keseluruhan.
Faktor penghambat penyerapan
Beberapa zat dalam makanan dapat mengurangi penyerapan zat besi, seperti tanin pada teh dan kopi, kalsium pada susu, serta fitat pada kacang-kacangan. Bukan berarti harus dihindari, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya zat besi.
Strategi Konsumsi Agar Lebih Optimal
Agar penyerapan zat besi lebih maksimal, pengaturan pola makan menjadi hal yang penting.
- Gabungkan dengan vitamin C dalam satu waktu makan untuk meningkatkan penyerapan
- Tambahkan sumber hewani bila memungkinkan untuk membantu efektivitas penyerapan
- Atur jarak konsumsi minuman tertentu, seperti teh, kopi, atau susu, agar tidak mengganggu proses penyerapan
- Konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan, karena pola makan jangka panjang yang seimbang lebih berpengaruh dibanding satu kali makan saja
Memenuhi kebutuhan zat besi tidak hanya soal jumlah, tetapi juga cara tubuh memanfaatkannya.
Dengan mengatur kombinasi makanan secara tepat, tubuh dapat menyerap zat besi lebih optimal sehingga energi tetap terjaga dan risiko kekurangan nutrisi dapat diminimalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















