Inspiratif, Badrul Khamal Buktikan Anak Desa Bisa Bersinar di Panggung Global

Badrul Khamal
Badrul Khamal, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pemuda asal desa di kancah internasional.

Badrul Khamal, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa, terpilih sebagai delegasi fully funded dalam program International Youth Connection yang diselenggarakan di Singapura dan Malaysia.

Badrul yang berasal dari Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, membawa perspektif lokal ke forum global melalui gagasan inovatif bertajuk “Pelibatan Peran Perempuan dalam Citizen Science melalui Pendekatan Mangrove Heritage Lab.”

Topik tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam pengelolaan dan pemantauan ekosistem pesisir berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam presentasinya, Badrul menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penjaga lingkungan di lingkup keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam upaya konservasi berbasis data dan aksi nyata.

BACA JUGA :  OSN-K 2026 Segera Digelar, Peserta Wajib Pahami Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku

Ia juga memperkenalkan konsep Mangrove Heritage Lab yang mengintegrasikan edukasi, riset partisipatif, serta pemberdayaan ekonomi lokal berbasis ekosistem mangrove.

“Atas gagasan ini, saya ingin menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari desa. Ketika perempuan dilibatkan dalam citizen science, bukan hanya data yang dihasilkan, tetapi juga kesadaran, rasa memiliki, dan keberlanjutan,” ujar Badrul dalam sesi presentasinya, belum lama ini.

Berkat penyampaian yang kuat dan ide yang relevan, Badrul berhasil meraih penghargaan Best Presentation, mengungguli peserta dari berbagai negara.

BACA JUGA :  Mengapa Dajjal Tidak Disebutkan Secara Langsung dalam Al-Qur’an?

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal dan inklusivitas mampu bersaing di tingkat internasional.

Keikutsertaan Badrul tidak hanya mengharumkan nama Universitas Nusa Bangsa, tetapi juga memperkenalkan potensi serta praktik baik masyarakat lokal Indonesia ke panggung dunia.

Inisiatif yang diusungnya diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir sebagai model kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan.

Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa generasi muda dari daerah memiliki kapasitas besar untuk menjadi motor perubahan global, khususnya dalam isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Narasitoday.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================