
Selain itu, Pemkab Bogor juga menyiapkan peresmian sejumlah infrastruktur yang telah selesai dibangun, di antaranya Puskesmas Citeureup, Alun-alun Tegar Beriman, gedung sekolah, hingga kantor kecamatan dan kelurahan. Tak hanya itu, kegiatan HJB Run juga akan digelar dengan konsep lari malam dari Balai Kota Bogor menuju skywalk sebagai titik akhir.
Memasuki Juni, Pemkab Bogor bersama KNPI akan menggelar Festival Istimewa di kawasan Pakansari selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Juni. Festival ini akan diisi berbagai kegiatan hiburan sekaligus pelayanan publik.
“Selama 14 hari itu, kegiatan kita dorong terpusat di Pakansari agar kawasan tetap hidup. Sekaligus kita hadirkan pelayanan publik seperti relaksasi pajak, sedot tinja gratis, dan layanan lainnya,” ungkap Ajat.
Ia menegaskan, pelayanan publik tetap menjadi bagian penting dalam rangkaian HJB dan justru akan semakin ditingkatkan, terutama saat Car Free Day berlangsung.
Masih dalam rangkaian HJB, yang bertepatan juga dengan Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Bogor juga akan melakukan pelepasan ikan indukan di hulu Sungai Ciliwung sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
“Yang dilepas itu ikan indukan ukuran besar, supaya bisa berkembang biak dan menyebar ke hilir, sekaligus menjaga ekosistem di tengah kondisi kualitas air yang menurun,” jelasnya.
Ajat menambahkan, untuk pelaksanaan Shalat Idul Adha, Ajat memastikan akan tetap dilaksanakan di Masjid Baitul Faizin seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan harapan penataan kawasan Alun-alun Tegar Beriman dapat selesai tepat waktu.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















