BOGORTODAY.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam. Insiden yang terjadi pada Senin malam (27/4/2026) itu menewaskan 14 orang dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Dugaan awal menyebutkan peristiwa tragis ini dipicu oleh sebuah taksi yang tertemper di perlintasan rel. Kendaraan tersebut diketahui merupakan armada milik Green SM.
Kondisi Taksi Ringsek Parah
Pantauan di lokasi menunjukkan bangkai taksi berwarna hijau toska berada di sisi rel dengan kondisi rusak berat. Bagian depan kendaraan tampak hancur, pintu sebelah kiri penyok, serta kaca dan spion mengalami kerusakan serius.
Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi kendaraan yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan tersebut.
Kronologi Singkat Kejadian
Insiden bermula ketika sebuah KRL berhenti di jalur karena adanya gangguan di perlintasan. Pada saat bersamaan, kereta api jarak jauh melaju dan akhirnya menabrak rangkaian KRL dari belakang.
Benturan keras menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong bagian belakang yang dikhususkan bagi penumpang perempuan.
Korban Didominasi Perempuan
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















