
“Bahwa pasar tradisional sudah nyaman dan naik kelas. Pasar Gembrong ini bisa dijadikan pasar wisata, dan masyarakat bisa wisata belanja,” jelas Jenal.
Belajar Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan
Guru IPS dan PPKN SD High Scope Indonesia Rancamaya, Anggita Ayu, menjelaskan bahwa kegiatan observasi ini bertujuan agar para siswa memahami proses jual-beli secara nyata, termasuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Sebanyak 12 siswa kelas 2 dan 3 dilibatkan dalam kunjungan ini, di mana beberapa di antaranya belum pernah berkunjung ke pasar tradisional sebelumnya.
“Kegiatan ini diperlukan agar anak-anak mengerti tentang jual-beli dan memahami antara kebutuhan dan keinginan. Anak-anak belajar hal baru dan merasakan situasi baru. Kalau ke pasar itu bisa menawar harga, kalau di mal sudah tertera label harganya. Anak-anak bisa membandingkan harga yang lebih murah,” papar Ayu.
Ayu menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan situasi pasar, sistem transaksi, serta cara berinteraksi yang unik antara penjual dan pembeli yang tidak ditemukan di pusat perbelanjaan modern.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















