
Senada dengan Lurah, Ketua RT 05 RW 04, Dadi Jumadi, mengungkapkan bahwa air yang keluar dari pipa pembuangan tersebut mengeluarkan bau yang sangat tidak enak menyerupai bau septictank. Menurutnya, limbah tersebut tidak keluar setiap hari, melainkan saat ada proses pengurasan air.
“Kualitas airnya itu memang tidak bagus kalau keluar ke sungai. Air limbah itu keluarnya berwarna putih,” ungkap Dadi.
Ia juga menjelaskan terdapat dua pipa pembuangan di lokasi tersebut, yakni satu pipa kecil dari Hotel Santika dan satu pipa berukuran besar dari Mal Botani Square.
Tanggapan Manajemen Hotel Santika
Merespons tudingan tersebut, pihak Manajemen Hotel Santika menyatakan bahwa seluruh air limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan khusus sebelum dibuang.
Pihak manajemen mengeklaim bahwa limbah mereka selalu memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Pengecekan dilakukan secara rutin tiap bulan dan hasil tes lab-nya ada,” tegas pihak Manajemen Hotel Santika saat dikonfirmasi.
Meski pihak hotel mengeklaim memiliki hasil uji lab, koordinasi lebih lanjut antara pihak kawasan komersil, aparat kelurahan, dan warga setempat sangat diperlukan untuk memastikan kelestarian lingkungan Sungai Ciparigi tetap terjaga.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















