Biaya Perang AS di Iran Tembus Puluhan Miliar Dolar, Jadi Sorotan Kongres

BOGORTODAY.COM – Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung lebih dari dua bulan dilaporkan menimbulkan beban finansial yang sangat besar bagi Washington.

Seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), Jules Hurst, menyebutkan bahwa total pengeluaran perang sejauh ini telah mencapai sekitar 25 miliar dolar AS atau setara dengan Rp433,8 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Hurst pada Rabu (29/4/2026) saat Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menghadiri sidang di Kongres untuk memberikan keterangan terkait perkembangan operasi militer di Iran.

Dalam kapasitasnya sebagai pejabat pengawas keuangan, Hurst menjelaskan bahwa sebagian besar dana tersebut digunakan untuk kebutuhan amunisi dan logistik militer di lapangan.

BACA JUGA :  Kemensos Usulkan Lansia dan Disabilitas Masuk Program MBG

Namun demikian, ia tidak memberikan rincian lengkap mengenai komponen pengeluaran lainnya. Termasuk di dalamnya belum dijelaskan apakah angka tersebut sudah memasukkan biaya perbaikan infrastruktur militer AS di kawasan Timur Tengah yang terdampak serangan selama konflik berlangsung.

Besarnya biaya tersebut juga menjadi perhatian publik karena nilainya setara dengan total anggaran tahunan lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, pada tahun ini. Meski demikian, metode perhitungan Pentagon atas angka tersebut belum sepenuhnya transparan.

Sebelumnya, sumber yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa hanya dalam enam hari pertama pertempuran, biaya yang dikeluarkan sudah mencapai lebih dari 11 miliar dolar AS.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

Di tengah sorotan mengenai tingginya pengeluaran militer, Menteri Pertahanan Pete Hegseth tetap membela kebijakan tersebut. Ia menilai bahwa biaya perang sepadan dengan tujuan strategis Amerika Serikat untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Dalam pernyataannya di hadapan anggota parlemen, Hegseth menekankan bahwa keamanan nasional menjadi prioritas utama. Ia bahkan mempertanyakan kembali kepada para legislator mengenai nilai yang sepadan untuk memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================