Dedie Rachim ke ASN Pemkot Bogor: Hidup Sederhana, Hindari Pinjaman di Luar Kemampuan!

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

BOGORTODAY.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk tidak menerapkan gaya hidup berlebihan. Terutama terkait perilaku pegawai yang dapat memicu terjadinya berbagai penyimpangan dan ketidakdisiplinan.

Hal itu disampaikan Dedie Rachim saat membuka Diseminasi Fraud Control Plan (FCP) dan Penegakan Integritas di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dilaksanakan di Hotel Royal Padjadjaran, pada Rabu (29/4/2026).

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada Inspektorat yang telah menginisiasi pelaksanaan diseminasi ini dengan menghadirkan berbagai narasumber untuk memberikan gambaran bagaimana sesungguhnya penyimpangan, ketidakdisiplinan, dan hal-hal yang berpotensi menimbulkan pelanggaran dapat dicegah sejak awal,” ujar Dedie Rachim.

Menurutnya, deteksi dini terhadap perilaku menyimpang di lingkungan kerja penting dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak berkembang menjadi tindakan indisipliner yang dapat menimbulkan berbagai kerugian.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Salah satu contohnya adalah gaya hidup berlebihan yang dipenuhi melalui pinjaman di luar kemampuan finansial, bahkan melibatkan pihak ketiga yang mengambil keuntungan.

“Dan itu berdampak pada beban besar yang diterima pegawai, yang tidak sebanding dengan penghasilan. Akibatnya, pegawai tersebut mencari sumber pendapatan lain yang tidak sah,” ucapnya.

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================