Ketegangan Iran–AS Meningkat: Blokade Laut Dinilai Picu Instabilitas Teluk

Salah satu pernyataan keras datang dari Mohsen Rezaei, mantan komandan tinggi Garda Revolusi Iran yang kini menjadi penasihat militer. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan menerima blokade laut dalam bentuk apa pun. Ia bahkan memperingatkan bahwa kelanjutan kebijakan tersebut dapat memicu eskalasi militer baru antara kedua negara, dengan konsekuensi besar bagi pihak lawan.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Rezaei juga menyampaikan bahwa dalam skenario konflik terbuka, Iran akan memberikan respons yang signifikan dan tidak menutup kemungkinan adanya tindakan penahanan terhadap personel militer lawan.

Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, berusaha meredakan kekhawatiran terkait dampak blokade terhadap sektor energi. Ia menegaskan bahwa operasional industri minyak Iran tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan berarti. Paknejad juga menyatakan keyakinannya bahwa kebijakan pembatasan tersebut tidak akan memberikan hasil yang diinginkan pihak Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Pernyataan-pernyataan dari kedua negara ini menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan masih jauh dari mereda dan berpotensi mempengaruhi stabilitas geopolitik serta pasar energi global dalam waktu dekat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================