Jangan Dianggap Sepele! Ini Etika di Pesawat yang Sering Dilanggar Penumpang

BOGORTODAY.COM – Saat bepergian dengan pesawat, kenyamanan bukan hanya ditentukan oleh fasilitas maskapai, tetapi juga oleh sikap para penumpang.

Sayangnya, masih banyak kebiasaan kecil yang sering diabaikan, padahal bisa berdampak besar pada suasana selama penerbangan, terutama bagi awak kabin.

Seorang pramugari berpengalaman, Charity Moore, membagikan sejumlah perilaku penumpang yang sebaiknya dihindari.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, ia menilai ada beberapa kebiasaan yang kerap menyulitkan kru sekaligus mengganggu penumpang lain.

  1. Kurang Sopan terhadap Awak Kabin

Sikap menghargai awak kabin adalah hal mendasar yang seharusnya dipahami setiap penumpang. Namun, masih ada yang bersikap kurang sopan, seperti menyentuh pramugari tanpa izin, berjalan terlalu dekat di lorong, hingga menggunakan tombol panggilan untuk hal yang tidak semestinya.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan: Panduan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum dan Sesudah Tidur

Tombol tersebut sebenarnya diperuntukkan bagi kebutuhan penting, bukan untuk menyerahkan sampah. Penumpang disarankan menunggu hingga kru berkeliling membawa kantong sampah.

  1. Tidak Mengetahui Nomor Kursi

Kebiasaan naik pesawat tanpa mengetahui nomor kursi juga menjadi masalah umum. Hal ini dapat memperlambat proses boarding dan menghambat penumpang lain.

Mengecek boarding pass sebelum naik dan langsung menuju kursi yang sesuai akan membantu proses naik pesawat berjalan lebih tertib dan efisien.

  1. Memutar Audio Tanpa Earphone

Memutar musik atau video tanpa menggunakan earphone menjadi salah satu kebiasaan yang semakin sering terjadi. Dalam ruang terbatas seperti kabin pesawat, suara dari perangkat pribadi bisa sangat mengganggu penumpang lain.

BACA JUGA :  Dede Chandra Dorong 4 SMA/SMK Negeri Baru di Kabupaten Bogor

Menggunakan earphone atau menjaga volume tetap rendah merupakan bentuk penghormatan terhadap orang di sekitar.

  1. Etika Toilet yang Buruk

Kebersihan toilet di pesawat juga menjadi perhatian penting. Mulai dari tidak menutup pintu hingga mengabaikan kebiasaan mencuci tangan, semua itu dapat menciptakan ketidaknyamanan, baik bagi penumpang lain maupun kru.

Menjaga kebersihan dan menggunakan fasilitas dengan benar adalah tanggung jawab bersama.

Kenyamanan adalah Tanggung Jawab Bersama

Perjalanan udara yang nyaman tidak hanya bergantung pada layanan maskapai, tetapi juga kesadaran setiap penumpang untuk menjaga etika di ruang bersama.

Dengan menghargai sesama dan mengikuti aturan sederhana, pengalaman terbang bisa menjadi lebih menyenangkan bagi semua pihak.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================