BOGORTODAY.COM – Banyak orang masih menganggap campak sebagai penyakit yang hanya dialami anak-anak. Anggapan ini membuat sebagian orang dewasa merasa aman setelah pernah terinfeksi atau menerima vaksin saat kecil. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.
Dokter spesialis penyakit dalam, Erpryta Nurdia Tetrasiwi, menjelaskan bahwa orang dewasa tetap memiliki kemungkinan tertular campak, terutama jika sistem kekebalan tubuhnya tidak lagi optimal. Bahkan, gejala yang muncul bisa lebih berat dibandingkan pada anak-anak.
Mengapa Orang Dewasa Masih Bisa Terkena Campak?
Ada beberapa faktor yang membuat orang dewasa tetap rentan terhadap infeksi campak:
- Antibodi yang Menurun Seiring Usia
Perlindungan dari vaksin yang diberikan saat kecil tidak selalu bertahan seumur hidup. Seiring bertambahnya usia, kadar antibodi bisa menurun hingga tidak lagi cukup untuk melindungi tubuh dari infeksi.
- Vaksinasi yang Tidak Lengkap
Di masa lalu, banyak orang hanya menerima satu dosis vaksin. Padahal, untuk perlindungan optimal dibutuhkan dua dosis vaksin MMR yang mampu memberikan efektivitas hingga sekitar 97 persen.
- Virus yang Sangat Mudah Menular
Virus campak dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah penderita meninggalkan suatu ruangan. Hal ini membuat penularan di tempat umum seperti kantor atau transportasi publik menjadi sangat mungkin terjadi, terutama bagi mereka yang belum memiliki kekebalan.
Risiko Komplikasi Lebih Serius
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















