
Dalam gugatannya, Lively menuduh adanya komentar tidak pantas di lokasi syuting serta tindakan improvisasi dalam adegan intim yang tidak disepakati sebelumnya. Ia juga menuding adanya upaya pembentukan narasi negatif terhadap dirinya di media sosial setelah film dirilis.
Respons dan Gugatan Balik
Pihak Baldoni membantah tuduhan tersebut dan menyebut bahwa sebagian besar merupakan kesalahpahaman dalam proses kreatif. Ia menegaskan bahwa tim produksi telah menindaklanjuti setiap kekhawatiran yang muncul selama syuting.
Pada awal 2025, Baldoni bahkan mengajukan gugatan pencemaran nama baik senilai sekitar 400 juta dolar AS terhadap Lively dan suaminya, Ryan Reynolds. Namun gugatan tersebut kemudian dibatalkan.
Mediasi yang Sempat Gagal
Sebelum kesepakatan damai tercapai, kedua pihak sempat menjalani proses mediasi pada Februari 2025 sebagai bagian dari tahapan praperadilan, namun tidak menghasilkan kesepakatan. Situasi semakin kompleks setelah hakim pada April 2026 menolak sebagian besar klaim dalam gugatan Lively.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kedua belah pihak berharap konflik yang telah berlangsung sejak proses produksi It Ends With Us dapat benar-benar berakhir. Keduanya juga menekankan pentingnya pembelajaran dari kasus ini agar lingkungan kerja di industri hiburan dapat menjadi lebih aman, profesional, dan saling menghormati.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















