BOGORTODAY.COM – Perjalanan Timnas Indonesia U-17 menuju Piala Asia U-17 2026 menjadi bukti bahwa kekalahan bisa berubah menjadi pelajaran berharga.
Salah satu cerita paling menarik datang dari pertemuan mereka dengan China, yang awalnya menjadi mimpi buruk, namun kemudian berbalik menjadi titik kebangkitan.
Awal Berat di Laga Uji Coba
Jauh sebelum turnamen resmi dimulai, Garuda Muda menjalani rangkaian uji coba sebagai bagian dari persiapan. Salah satunya adalah menghadapi China pada Februari 2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Pertandingan tersebut berlangsung berat bagi Indonesia. Dengan sebagian besar pemain inti seperti Dava Yunna, Fardan Farras, Farrel Lukito, hingga Peres Tjoe, Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan kekalahan telak 0-7. Sejumlah pemain yang nantinya tampil di Piala Asia U-17 2026 juga sudah terlibat dalam laga tersebut.
China sendiri tampil dengan komposisi pemain yang sama kuatnya dengan skuad utama mereka, termasuk beberapa nama yang kemudian menjadi pencetak gol di turnamen resmi.
Dua Kali Diuji, Dua Kali Tertinggal
Hanya berselang tiga hari, kedua tim kembali bertemu dalam laga uji coba kedua. Hasilnya belum berubah, Indonesia kembali harus mengakui keunggulan China dengan skor 2-3.
Jika digabungkan, dua pertemuan tersebut membuat Indonesia kalah dengan agregat 2-10. Hasil ini menjadi catatan pahit bagi skuad muda Indonesia dalam proses persiapan mereka.
Titik Balik Menuju Kompetisi Resmi
Meski sempat terpuruk, pengalaman tersebut justru menjadi bahan evaluasi penting bagi tim asuhan Timnas Indonesia. Setelah rangkaian uji coba itu, Indonesia juga sempat tampil di ajang Piala AFF U-17, meski belum mampu melangkah jauh dari fase grup.
Namun perubahan mulai terlihat ketika memasuki turnamen resmi tingkat Asia. Dalam lanjutan kompetisi, Indonesia justru berhasil membalas kekalahan dari China dengan performa yang lebih matang dan disiplin.
Kebangkitan ini menjadi bukti bahwa proses panjang dan evaluasi dari kekalahan sebelumnya mulai membuahkan hasil.
Peluang Menuju Piala Dunia U-17
Dengan format kompetisi yang ketat, peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh masih terbuka. Jika mampu finis di dua besar klasemen grup, Garuda Muda berhak melaju ke babak perempat final Piala Asia U-17 sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Perjalanan Timnas Indonesia U-17 menunjukkan bahwa kekalahan besar di awal bukan akhir dari segalanya. Justru dari hasil buruk itulah proses pembelajaran terbentuk, yang akhirnya mengantarkan mereka pada kesempatan untuk bangkit dan bersaing di level tertinggi sepak bola usia muda dunia.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















