Perayaan HJB ke-544 Hingga Rapat Paripurna Bakal Digelar di Malasari, Berikut Rangkaianya

Asisten Daerah, Zaenal Ashari, menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam perayaan HJB ke-544. Kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Pahlawan di Pondok Rajeg pada 1 Juni 2026. foto:Ilham/Bogortoday.

BOGORTODAY.COM — Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi menjelang perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang akan dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pada 3 Juni 2026 mendatang.

Rapat tersebut berlangsung di aula Kantor Desa Malasari pada Rabu (6/5/2025), dan dihadiri oleh berbagai Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor serta unsur Forkopimcam Nanggung.

Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk mematangkan persiapan sekaligus memperkuat kolaborasi antar pihak agar rangkaian kegiatan HJB dapat berjalan sukses dan meriah.

Ia mengatakan bahwa momentum perayaan tahun ini menjadi sangat penting, terutama dengan pelaksanaan upacara yang direncanakan digelar di Lapangan Citalahab.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

“Kegiatan rapat persiapan ini dalam rangka mengkolaborasikan semua pihak supaya sukses. Ini momentum yang tepat, dan harapan Bupati agar upacara di Lapangan Citalahab berlangsung meriah,” ujar Zaenal Ashari.

Zaenal juga menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam perayaan HJB ke-544. Kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Pahlawan di Pondok Rajeg pada 1 Juni 2026.

Kemudian, upacara pokok akan dilaksanakan pada 3 Juni di Lapangan Citalahab, yang dilanjutkan dengan rapat paripurna sebagai bagian dari rangkaian resmi peringatan HJB.

“Jadi rangkaian HJB itu pertama berziarah ke makam pahlawan yang insya allah dilaksanakan tanggal 1 Juni di makam pahlawan, kedua upacara pokok tanggal 3 Juni di lapangan Citalahab dan dilanjutkan rapat paripurna,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

Terkait pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi utama kegiatan, Zaenal menjelaskan bahwa wilayah tersebut memiliki nilai historis penting bagi Kabupaten Bogor. Dahulu, pusat pemerintahan kabupaten pernah dikendalikan dari kawasan tersebut.

Malasari memiliki nilai sejarah karena dulu pemerintahan Kabupaten Bogor dikendalikan dari sini. Di sini juga terdapat pendopo bupati. Ini menjadi momen untuk mengenang para pendahulu kita,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berharap perayaan HJB kali ini dapat menjadi pengingat bahwa Desa Malasari merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Bogor.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================