BOGORTODAY.COM – Setiap amal ibadah, sedekah, dan perbuatan baik yang dilakukan seorang muslim akan dicatat sebagai pahala di sisi Allah SWT. Amal tersebut menjadi bekal penting untuk kehidupan akhirat.
Namun, pahala yang telah dikumpulkan tidak selalu tetap terjaga. Ada beberapa perbuatan dosa yang dapat merusak bahkan menghapus nilai amal kebaikan seseorang.
Karena itu, seorang muslim tidak hanya dituntut rajin beribadah, tetapi juga harus menjaga hati dan perilakunya agar amal yang dilakukan tidak menjadi sia-sia.
Allah SWT mengingatkan dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi ayat 103–104:
“Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling rugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia amalnya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah melakukan perbuatan yang terbaik.”
Ayat tersebut menjadi pelajaran bahwa tidak semua amal otomatis diterima. Ada sikap dan perilaku tertentu yang justru dapat menggugurkan pahala.
- Riya atau Pamer Amal
Riya merupakan perbuatan melakukan ibadah atau kebaikan dengan tujuan mendapatkan pujian manusia. Seseorang terlihat beramal saleh, tetapi niatnya bukan semata-mata karena Allah SWT.
Dalam Islam, niat memiliki kedudukan yang sangat penting. Amal yang tercampur dengan keinginan dipuji akan kehilangan nilai keikhlasannya. Karena itu, riya termasuk dosa yang berbahaya dan sering kali sulit disadari.
Rasulullah SAW bahkan menyebut riya sebagai syirik kecil karena seseorang menggantungkan penilaian amalnya kepada manusia, bukan kepada Allah SWT.
- Mengungkit Pemberian dan Sedekah
Sedekah adalah amalan mulia yang sangat dianjurkan. Akan tetapi, pahala sedekah bisa hilang apabila seseorang suka mengungkit bantuan yang pernah diberikan atau menyakiti hati penerima.
Perbuatan tersebut menunjukkan kurangnya keikhlasan dalam memberi. Padahal, amal yang diterima Allah SWT harus dilakukan dengan hati yang tulus tanpa mengharapkan balasan ataupun penghargaan dari manusia.
Allah SWT menggambarkan amal yang rusak seperti debu yang beterbangan dan tidak memiliki nilai di hadapan-Nya.
- Hasad atau Iri Hati
Hasad adalah perasaan iri terhadap nikmat yang dimiliki orang lain dan berharap nikmat itu hilang darinya. Sifat ini sangat tercela karena dapat merusak hati dan menghapus pahala amal baik.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















