BOGORTODAY.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, ikan sapu-sapu menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai informasi di media sosial mengenai potensi penggunaannya dalam produk makanan olahan. Isu ini memicu kekhawatiran karena ikan tersebut dikenal hidup di lingkungan perairan yang sering tercemar.
Kekhawatiran utama muncul dari dugaan bahwa ikan sapu-sapu dapat mengandung zat berbahaya yang berpotensi berdampak pada kesehatan manusia jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Kandungan Berbahaya dalam Ikan Sapu-Sapu
Ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar diketahui dapat menyerap berbagai zat berbahaya dari lingkungannya. Beberapa di antaranya adalah logam berat seperti merkuri, timbal, arsen, dan kadmium.
Zat-zat tersebut dapat terakumulasi di dalam tubuh manusia jika masuk melalui makanan secara terus-menerus. Akumulasi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius, terutama pada organ vital seperti ginjal, paru-paru, dan sistem saraf.
Merkuri, misalnya, dapat memengaruhi fungsi saraf dan otak. Sementara timbal diketahui dapat mengganggu perkembangan sistem saraf pusat dan berdampak pada penurunan kemampuan kognitif.
Dampak terhadap Fungsi Otak
Salah satu kekhawatiran terbesar dari konsumsi ikan sapu-sapu adalah dampaknya terhadap otak. Paparan logam berat dalam jangka panjang dapat mengganggu sistem saraf pusat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















