BOGORTODAY.COM – Kawasan wisata Situ Gede, Kota Bogor, menjadi saksi nyata kolaborasi massal dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, Jumat (8/5/2026).
Dalam aksi bersih-bersih bersama masyarakat tersebut, tim gabungan berhasil mengangkut total 2.298,5 kg sampah, sebuah angka signifikan yang menunjukkan urgensi penanganan sampah di ruang publik.
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026. Program ini bertujuan mengatasi darurat sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman, sejalan dengan visi Indonesia Incorporated.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil), di mana Satpol PP ditempatkan sebagai ujung tombak lapangan. Fokusnya adalah aksi nyata melalui kegiatan korvei (bersih-bersih) rutin yang melibatkan sektor swasta, komunitas, hingga warga luas.
Direktur POL PP dan LINMAS, Sri Handoko Taruna, menyatakan bahwa aksi di Situ Gede merupakan simbol dari gerakan masif yang diharapkan menular ke seluruh daerah di Indonesia.
“Harapannya gerakan ini akan menjadi gerakan yang masif dilakukan oleh pemerintah baik di pusat maupun di daerah dan seluruh warga. Gerakan ini adalah gerakan yang bersinggungan dengan seluruh stakeholders,” ujar Sri Handoko.
Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini diukur dari rasa nyaman yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Tujuannya agar di daerah itu masyarakat merasakan nyaman tentang kebersihannya, kesehatannya, bahkan lingkungannya enak dilihat. Itulah yang disebut ASRI,” tambahnya.
Selain aksi fisik, Gerakan Indonesia ASRI mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah nasional. Fokus utamanya adalah mengakhiri praktik open dumping (pembuangan terbuka) dan beralih ke sistem sanitary landfill yang lebih modern.
Di tingkat akar rumput, gerakan ini mendukung pemanfaatan teknologi pengolahan sampah skala mikro di tingkat desa dan kelurahan.
Melalui pendekatan yang humanis, Satpol PP berperan mengedukasi warga untuk memulai kebiasaan kecil seperti membuang sampah pada tempatnya dan aktif dalam kerja bakti.
Dampak kolektif dari kebiasaan kecil ini, seperti yang terlihat dari terkumpulnya lebih dari 2 ton sampah di Situ Gede, diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi kualitas lingkungan nasional secara berkelanjutan.
Ke depan, kampanye ini akan diperluas melalui kanal digital dan aktivasi komunitas guna memastikan budaya peduli lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat Indonesia.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















