
Ia juga meminta seluruh personel melakukan reorganisasi kekuatan di sisa waktu pelaksanaan agar target dapat selesai tepat waktu. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, tata administrasi, dan akuntabilitas kegiatan TMMD.
“Agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ungkapnya.
TMMD telah berjalan selama 21 hari sejak dibuka pada 22 Maret lalu. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik utama berupa pengaspalan jalan penghubung Desa Banyuasih dan Desa Tegallega telah mencapai hasil signifikan. Program TMMD di Cigudeg dinilai sangat strategis karena membuka akses antar wilayah yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga melaksanakan sejumlah program fisik lainnya, diantaranya pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan saluran air bersih, renovasi MCK, renovasi mushola, program penghijauan, dan ketahanan pangan.
Di sektor non fisik, kegiatan TMMD diisi dengan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari kesehatan, mitigasi bencana, pencegahan narkoba, hingga wawasan kebangsaan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















