BOGORTODAY.COM – Masalah gigi berlubang pada anak sering dianggap hal biasa dan tidak terlalu berbahaya. Padahal, kondisi ini dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan apabila tidak segera ditangani.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Yovi Kurniawati, mengingatkan bahwa bakteri dari gigi berlubang bisa masuk ke aliran darah dan memicu infeksi pada jantung.
Kondisi tersebut menjadi ancaman yang perlu diperhatikan para orang tua, terutama pada anak yang memiliki riwayat penyakit jantung bawaan.
Kuman dari Gigi Bisa Menyerang Jantung
Menurut dr. Yovi, bakteri yang berkembang di area gigi berlubang dapat menyebar ke berbagai organ tubuh melalui pembuluh darah. Ketika kuman mencapai jantung, bakteri dapat menempel pada bagian tertentu dan membentuk kumpulan mikroorganisme yang disebut vegetasi.
Vegetasi terdiri dari kuman, fibrin, dan trombosit yang terus berkembang apabila infeksi tidak segera diobati.
Jika kondisi ini dibiarkan, vegetasi dapat merusak katup jantung hingga menyebabkan kebocoran serius. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal sebagai infektif endokarditis, yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung yang berpotensi membahayakan nyawa.
Gejala Infeksi yang Harus Diwaspadai
Orang tua perlu mengenali tanda-tanda ketika infeksi dari gigi mulai memengaruhi kondisi tubuh anak. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Demam tinggi yang berlangsung lama
- Anak terlihat sesak napas
- Tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga
- Anak tampak lesu atau kehilangan aktivitas seperti biasanya
Apabila gejala tersebut muncul, anak perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis agar penyebab infeksi bisa diketahui lebih cepat.
Pengobatan Membutuhkan Waktu Lama
Infeksi jantung akibat bakteri dari gigi berlubang tidak bisa diatasi dalam waktu singkat. Pasien biasanya harus menjalani terapi antibiotik selama empat hingga enam minggu.
Penanganan juga melibatkan kerja sama beberapa dokter spesialis, termasuk dokter jantung dan dokter THT, agar infeksi dapat dikendalikan secara menyeluruh.
Karena proses pengobatannya cukup panjang, pencegahan menjadi langkah paling penting untuk dilakukan sejak dini.
Pemeriksaan Gigi Rutin Sangat Penting
Anak-anak, terutama yang memiliki gangguan jantung bawaan, dianjurkan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter. Gigi yang mulai berlubang sebaiknya segera ditambal atau dirawat agar infeksi tidak semakin parah.
Kontrol kesehatan mulut secara berkala dapat membantu mencegah penyebaran bakteri ke organ vital lainnya.
Jutaan Anak Indonesia Mengalami Gigi Berlubang
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa masalah kesehatan gigi pada anak masih cukup tinggi.
Dalam pemeriksaan terhadap sekitar 4,8 juta anak sekolah selama Januari hingga Mei 2026, ditemukan sekitar 1,1 juta anak mengalami gigi berlubang.
Selain itu, pemeriksaan juga mencatat ratusan ribu anak mengalami tekanan darah meningkat dan penumpukan kotoran telinga.
Angka tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan gigi anak tidak boleh dianggap sepele. Menjaga kebersihan mulut, membatasi konsumsi makanan manis, dan rutin memeriksakan gigi dapat membantu mencegah risiko penyakit yang lebih serius di kemudian hari.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















