Honda Tanggapi Rencana Insentif Mobil Listrik, Hybrid Belum Masuk Daftar

Honda Prospect Motor
Honda Tanggapi Rencana Insentif Mobil Listrik, Hybrid Belum Masuk Daftar. (Foto: Honda)

BOGORTODAY.COM Honda Prospect Motor memberikan tanggapan terkait rencana pemerintah yang akan menghadirkan insentif baru untuk kendaraan listrik berbasis baterai, namun belum mencakup mobil hybrid.

Pihak perusahaan menyatakan masih menunggu aturan resmi dari pemerintah sambil memantau arah kebijakan yang akan diterapkan terhadap industri otomotif nasional.

Honda Masih Menunggu Aturan Teknis Pemerintah

Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, mengatakan pemerintah tentu memiliki berbagai pertimbangan dalam menyusun kebijakan insentif kendaraan elektrifikasi.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau.

Billy menjelaskan Honda belum dapat menentukan langkah strategis lebih lanjut sebelum aturan teknis resmi diterbitkan pemerintah.

Ia menegaskan perusahaan akan terus mengikuti perkembangan regulasi sambil menyesuaikan strategi bisnis sesuai kebijakan yang berlaku di Indonesia.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Pemerintah Siapkan Insentif untuk Mobil Listrik

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan rencana pemberian stimulus baru untuk sektor otomotif, khususnya kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV).

Insentif yang disiapkan berupa diskon Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Besaran potongan pajak disebut berkisar antara 40 persen hingga 100 persen. Nilai insentif nantinya disesuaikan dengan kandungan lokal, termasuk penggunaan nikel pada baterai kendaraan listrik.

Semakin tinggi kandungan nikel dalam baterai, peluang memperoleh insentif maksimal juga semakin besar.

Mobil Hybrid Belum Mendapat Insentif Baru

Dalam kebijakan yang diumumkan pemerintah, mobil hybrid belum termasuk dalam daftar kendaraan yang memperoleh insentif tambahan.

Padahal, kendaraan hybrid saat ini masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke teknologi ramah lingkungan tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian daya listrik.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kondisi ini membuat sejumlah produsen otomotif, termasuk Honda, masih menunggu kepastian arah kebijakan pemerintah terhadap kendaraan hybrid di masa mendatang.

Honda Sudah Punya Beragam Model Hybrid

Saat ini Honda telah memasarkan beberapa model hybrid di Indonesia. Deretan produknya mencakup:

  • Honda CR-V Hybrid
  • Honda Accord Hybrid
  • Honda Step WGN
  • Honda HR-V Hybrid

Selain itu, Honda juga telah menghadirkan mobil listrik Honda e

di Indonesia. Namun saat ini model tersebut dipasarkan melalui skema sewa, bukan penjualan langsung.

Ke depan, arah kebijakan pemerintah terkait kendaraan elektrifikasi diperkirakan akan memengaruhi strategi produsen otomotif dalam menghadirkan produk baru di pasar Indonesia.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================