Cabai Jawa, Rempah Pedas Hangat yang Jadi Primadona Baru Pecinta Kuliner Nusantara

Rempah
Ilustrasi Cabai Jawa. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan rempah. Dari sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki bumbu khas yang membuat cita rasa masakan Nusantara begitu istimewa.

Salah satu rempah yang kini kembali populer di kalangan pecinta kuliner dan pengobatan tradisional adalah cabai Jawa — si pedas hangat yang ternyata sudah digunakan sejak zaman Majapahit.

Meski namanya mengandung kata cabai, tanaman ini berbeda dari cabai rawit atau cabai merah yang biasa digunakan sehari-hari.

Cabai Jawa memiliki rasa pedas yang lebih lembut dan meninggalkan sensasi hangat di tubuh, membuatnya unik dan banyak diburu untuk dijadikan bumbu maupun bahan jamu.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Berikut lima fakta menarik seputar cabai Jawa, seperti dihimpun dari berbagai sumber:

  1. Asal-usul Cabai Jawa

Cabai Jawa atau Piper retrofractum merupakan rempah asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa rempah ini sudah dikenal sejak masa Kerajaan Majapahit, bahkan menjadi salah satu komoditas penting dalam perdagangan rempah dunia.

Sebelum masyarakat Nusantara mengenal cabai merah dan rawit dari benua Amerika, cabai Jawa sudah lebih dulu digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan jamu tradisional.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Rasa pedasnya yang lembut tapi hangat membuatnya cocok untuk masakan berempah seperti gulai dan rawon, sekaligus untuk ramuan jamu penghangat tubuh.

  1. Termasuk Jenis Tanaman Lada

Berbeda dari cabai biasa, cabai Jawa justru berasal dari keluarga tanaman lada (Piperaceae), satu rumpun dengan lada hitam dan kemukus. Tanamannya tumbuh merambat dengan batang panjang yang bisa mencapai 15 meter.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================