
Akhirnya Nabi Muhammad SAW memerintahkan kaum Muslim untuk berhijrah ke Yatsrib. Secara bertahap, para sahabat meninggalkan Makkah menuju kota tersebut.
Rasulullah sendiri berhijrah bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq setelah mendapat perintah dari Allah SWT. Dalam perjalanan hijrah, kaum Quraisy berusaha menangkap Nabi Muhammad dan bahkan menyiapkan rencana pembunuhan.
Untuk mengelabui mereka, Ali bin Abi Thalib diminta tidur di tempat Rasulullah menggunakan selimut beliau.
Nabi Muhammad dan Abu Bakar kemudian menempuh perjalanan menuju Yatsrib melalui jalur yang tidak biasa agar terhindar dari pengejaran.
Kisah Suraqah yang Gagal Menangkap Nabi
Salah satu tokoh Quraisy bernama Suraqah bin Malik sempat mencoba mengejar Rasulullah demi hadiah besar yang dijanjikan bagi siapa pun yang berhasil menangkap beliau.
Namun dalam perjalanan, kuda yang ditunggangi Suraqah beberapa kali terjatuh dan bahkan sempat terperosok ke tanah. Peristiwa tersebut membuatnya menyadari bahwa Nabi Muhammad bukan orang biasa.
Akhirnya Suraqah memilih meminta maaf dan tidak melanjutkan pengejaran.
Awal Berdirinya Madinah sebagai Kota Islam
Setelah perjalanan sekitar tujuh hari, Rasulullah SAW tiba di kawasan Quba. Di tempat itu, beliau membangun masjid pertama dalam sejarah Islam, yaitu Masjid Quba.
Sesampainya di Madinah, Rasulullah kemudian menentukan lokasi pembangunan Masjid Nabawi yang kelak menjadi pusat pemerintahan, dakwah, dan aktivitas umat Islam.
Sejak saat itu, Yatsrib mulai dikenal dengan nama Madinah dan berkembang menjadi pusat peradaban Islam yang penting dalam sejarah dunia Muslim.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















