
BOGORTODAY.COM – Pemerintah berencana memberikan insentif besar untuk kendaraan listrik berbasis baterai nikel mulai pertengahan 2026. Kebijakan ini membuat sejumlah mobil listrik di Indonesia menjadi sorotan karena telah menggunakan teknologi baterai yang sesuai dengan arah kebijakan terbaru pemerintah.
Mayoritas kendaraan listrik tersebut memakai baterai jenis Nickel Manganese Cobalt (NMC), yaitu teknologi baterai yang memanfaatkan kandungan nikel sebagai material utama.
Kebijakan insentif ini diumumkan oleh Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut mobil listrik berbaterai nikel berpeluang memperoleh diskon Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100 persen.
Baterai NMC Jadi Andalan Mobil Listrik Premium
Baterai NMC dikenal memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang banyak digunakan pada mobil listrik asal China.
Keunggulan tersebut membuat kendaraan dengan baterai NMC mampu menghasilkan jarak tempuh lebih jauh dengan ukuran baterai yang lebih ringkas. Karena teknologi produksinya lebih kompleks dan biaya pembuatannya lebih mahal, baterai jenis ini umumnya digunakan pada kendaraan listrik kelas menengah hingga premium.
Selain mendukung performa kendaraan, penggunaan baterai berbasis nikel juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan sumber daya mineral dalam negeri.
Pemerintah Siapkan Insentif untuk 100 Ribu Mobil Listrik
Pemerintah berencana memberikan insentif bagi sekitar 100 ribu unit mobil listrik mulai Juni 2026. Skema yang disiapkan berupa potongan PPN DTP dengan besaran berbeda berdasarkan jenis baterai yang digunakan.
Mobil listrik berbasis nikel disebut dapat memperoleh insentif hingga 100 persen, sedangkan kendaraan nonnikel berpotensi mendapatkan potongan mulai 40 persen.
Aturan teknis terkait pemberian insentif nantinya akan diatur lebih lanjut oleh pemerintah melalui kementerian terkait.
Daftar Mobil Listrik dengan Baterai NMC di Indonesia
Berikut sejumlah model kendaraan listrik di Indonesia yang diketahui menggunakan baterai NMC:
BMW
BMW menghadirkan beberapa model listrik premium seperti:
- BMW i4
- BMW i5
- BMW iX1
- BMW iX
- BMW i7
Hyundai
Hyundai menjadi salah satu merek yang cukup aktif menghadirkan mobil listrik berbasis NMC di Indonesia, antara lain:
- Hyundai Ioniq 5
- Hyundai Ioniq 6
- Hyundai Kona Electric
Kia
Kia juga menghadirkan:
- Kia EV6
- Kia EV9
Mercedes-Benz dan Maybach
Merek premium asal Jerman ini memiliki sejumlah model berbasis NMC seperti:
- Mercedes-Benz EQB
- Mercedes-Benz EQE
- Mercedes-Benz EQS
- Mercedes-Benz G 580 with EQ Technology
- Maybach EQS 680
MG
MG menghadirkan:
- MG Cyberster
- MG 4 EV Max
Mini
Mini turut menawarkan beberapa model listrik:
- Mini Cooper SE
- Mini Countryman SE All4
- Mini Aceman SE
Volvo
Volvo memiliki:
- Volvo EX30
- Volvo EX40
- Volvo EC40
Xpeng
Xpeng juga masuk dalam daftar melalui:
- Xpeng X9
Peluang Besar Industri Kendaraan Listrik Nasional
Dorongan penggunaan baterai nikel menunjukkan arah baru industri kendaraan listrik di Indonesia. Dengan cadangan nikel yang melimpah, pemerintah ingin memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri.
Kebijakan insentif ini diperkirakan akan membuat persaingan mobil listrik semakin menarik, terutama bagi produsen yang telah menggunakan baterai berbasis nikel pada produknya.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















