
Pernyataan itu merespons protes sejumlah warga Sentul City yang mempersoalkan pengelolaan PSU di kawasan tersebut. Maesa menyatakan, perusahaan memahami aspirasi yang disampaikan sebagian warga dan menegaskan dukungan terhadap proses penyerahan PSU sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Manajemen Sentul City juga menjelaskan bahwa hingga kini perusahaan masih memiliki kawasan pengembangan yang belum rampung serta lahan cadangan yang akan dikembangkan ke depan. Kondisi itu, menurut Maesa, menjadikan perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kualitas lingkungan, infrastruktur, dan ruang terbuka di kawasan tetap terjaga.
PT Sentul City menyatakan komitmennya untuk membuka dialog konstruktif bersama warga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan demi penyelesaian persoalan PSU yang menyeluruh dan berkelanjutan. ***
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















