Spons Dapur Ternyata Bisa Jadi Sarang Bakteri, Ini Penjelasannya

Beberapa penelitian lain juga menemukan adanya bakteri seperti Salmonella, Staphylococcus aureus, hingga Shigella pada spons dapur yang digunakan terlalu lama.

Spons yang Dibersihkan Belum Tentu Bebas Kuman

Menariknya, spons yang rutin dicuci atau didesinfeksi belum tentu benar-benar steril. Dalam beberapa kasus, bakteri tertentu justru mampu bertahan dan beradaptasi setelah proses pembersihan.

Hal ini terjadi karena sebagian mikroba memiliki ketahanan terhadap kondisi ekstrem, termasuk paparan sabun atau cairan pembersih tertentu. Karena itu, hanya mencuci spons tanpa menggantinya secara berkala dinilai kurang efektif.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Cara Mengurangi Risiko Bakteri pada Spons

Agar spons dapur tidak menjadi sumber penyebaran kuman, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Bilas spons hingga bersih setelah digunakan
  • Peras dan keringkan spons agar tidak lembap terlalu lama
  • Hindari menggunakan satu spons untuk berbagai area berbeda
  • Ganti spons secara rutin, terutama jika sudah berbau atau rusak
  • Jangan menyimpan spons dalam kondisi basah terus-menerus
BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Jika spons mulai berubah warna, mudah hancur, atau mengeluarkan aroma tidak sedap, sebaiknya segera diganti dengan yang baru.

Menjaga kebersihan spons dapur mungkin terlihat sepele, tetapi langkah ini penting untuk membantu menjaga kebersihan peralatan makan dan kesehatan seluruh anggota keluarga.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================