BOGORTODAY.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memastikan hingga Jumat (15/5/2026) belum ditemukan satu pun kasus infeksi hantavirus di wilayahnya. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit yang dibawa oleh hewan pengerat tersebut.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty, menyatakan pihaknya belum menerima laporan warga yang terjangkit hantavirus.
“Ya, belum ada,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Fusia menjelaskan, hantavirus dapat menular melalui urine, air liur, dan kotoran tikus yang terhirup bersama debu di udara. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak langsung dengan benda atau area yang terkontaminasi, serta gigitan tikus.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















