
BOGORTODAY.COM – Banyak orang pernah mendengar anggapan bahwa mencabut uban dapat membuat rambut putih tumbuh semakin banyak. Mitos ini sudah lama beredar dan sering dipercaya sebagai fakta. Tidak sedikit orang akhirnya memilih membiarkan uban tumbuh karena takut jumlahnya bertambah setelah dicabut.
Namun, apakah anggapan tersebut benar secara medis?
Uban Tidak Menyebar karena Dicabut
Secara ilmiah, mencabut satu helai uban tidak akan menyebabkan uban lain muncul lebih banyak di sekitarnya. Setiap rambut tumbuh dari folikel yang berbeda di kulit kepala.
Folikel rambut dapat diibaratkan sebagai kantong kecil tempat rambut tumbuh. Satu folikel hanya menghasilkan satu helai rambut. Artinya, ketika satu uban dicabut, hal itu tidak memengaruhi folikel lain di sekitarnya.
Munculnya uban sebenarnya terjadi karena berkurangnya produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna alami pada rambut. Ketika produksi melanin menurun, rambut yang tumbuh akan berubah menjadi abu-abu atau putih.
Proses ini umumnya dipengaruhi oleh faktor usia dan genetik, bukan akibat mencabut rambut.
Mengapa Rambut Bisa Beruban?
Seiring bertambahnya usia, sel penghasil pigmen pada folikel rambut akan mengalami penurunan fungsi. Akibatnya, rambut kehilangan warna alaminya secara bertahap.
Selain faktor penuaan, munculnya uban juga bisa dipengaruhi oleh:
- Faktor keturunan
- Stres berkepanjangan
- Pola hidup kurang sehat
- Kekurangan nutrisi tertentu
- Kebiasaan merokok
Karena itu, uban sebenarnya merupakan bagian alami dari proses biologis tubuh.
Jika Dicabut, Apakah Uban Bisa Kembali Hitam?
Jawabannya tidak. Rambut yang tumbuh kembali dari folikel yang sama kemungkinan besar tetap berwarna putih atau abu-abu.
Hal ini terjadi karena perubahan warna berasal dari kondisi folikel rambut, bukan pada batang rambut yang terlihat di permukaan kepala. Jadi, mencabut uban tidak akan mengembalikan pigmen yang sudah hilang.
Risiko Terlalu Sering Mencabut Uban
Meski tidak menyebabkan uban bertambah banyak, kebiasaan mencabut rambut tetap memiliki risiko bagi kesehatan kulit kepala.
Tarikan yang dilakukan berulang kali dapat merusak folikel rambut. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menyebabkan iritasi, peradangan, hingga kerontokan permanen.
Salah satu kondisi yang dapat terjadi adalah traction alopecia, yaitu kerontokan rambut akibat tarikan terus-menerus pada akar rambut. Jika kerusakan folikel sudah parah, rambut bisa sulit tumbuh kembali.
Cara Aman Menyiasati Uban
Jika merasa terganggu dengan munculnya uban, ada beberapa cara yang lebih aman dibanding mencabutnya, seperti:
- Memotong uban dengan gunting kecil
- Menggunakan pewarna rambut
- Merawat kesehatan rambut dan kulit kepala
- Mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan rambut
Langkah-langkah tersebut dinilai lebih aman karena tidak merusak akar rambut.
Uban Adalah Bagian Alami dari Proses Penuaan
Munculnya uban sering dianggap sebagai tanda bertambahnya usia, padahal kondisi ini juga bisa dialami oleh orang yang masih muda karena faktor genetik maupun gaya hidup.
Daripada khawatir uban akan bertambah akibat dicabut, hal yang lebih penting adalah menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan. Rambut yang sehat tetap bisa terlihat indah dan terawat, meski mulai muncul uban secara alami.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















