Berapa Kali Sebaiknya Mencuci Beras? Ini Penjelasan yang Jarang Diketahui

Mencuci Beras
Ilustrasi Mencuci Beras. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Mencuci beras sebelum dimasak sudah menjadi kebiasaan umum di banyak rumah tangga. Sebagian orang bahkan memiliki aturan tersendiri, mulai dari mencuci beras tiga kali hingga membilasnya sampai air benar-benar bening.

Banyak yang percaya semakin sering beras dicuci, maka hasil nasi akan lebih bersih dan sehat. Namun, benarkah mencuci beras berkali-kali merupakan cara terbaik?

Ternyata, para ahli menyebut bahwa mencuci beras terlalu sering tidak selalu memberikan manfaat lebih. Bahkan, kebiasaan tersebut bisa memengaruhi kandungan nutrisi di dalam beras.

Mengapa Beras Perlu Dicuci?

Pada dasarnya, mencuci beras memang dianjurkan sebelum dimasak. Tujuan utamanya adalah membersihkan debu, kotoran ringan, serta sisa pati di permukaan beras.

BACA JUGA :  Doa Minum Susu 1 Muharram: Makna, Bacaan, dan Tradisi yang Berkembang di Arab Saudi

Pati inilah yang membuat air cucian beras terlihat keruh. Dengan membilasnya, tekstur nasi biasanya menjadi tidak terlalu lengket setelah matang.

Namun, proses pencucian sebenarnya tidak perlu dilakukan berulang kali sampai air benar-benar jernih.

Cukup Dicuci 1–2 Kali

Berdasarkan sejumlah penelitian di bidang ilmu pangan, tidak ada aturan baku yang menyebut beras harus dicuci berkali-kali.

Pembilasan sebanyak satu hingga dua kali umumnya sudah cukup untuk membersihkan permukaan beras. Setelah air terlihat lebih jernih, beras sudah dapat dimasak.

BACA JUGA :  Bukan Cuma Infrastruktur, Jenal Mutaqin Ungkap Strategi Pemkot Bogor Berantas Putus Sekolah

Jika terus dicuci berulang-ulang, sebagian zat gizi penting pada beras justru bisa ikut larut dan terbuang bersama air.

Terlalu Sering Mencuci Bisa Mengurangi Nutrisi

Selain menghilangkan kotoran, proses pencucian juga dapat mengurangi kandungan mineral alami dalam beras seperti:

  • Magnesium
  • Kalium
  • Fosfor

Semakin sering beras dicuci, semakin besar kemungkinan nutrisi tersebut ikut hilang. Karena itu, mencuci beras secara berlebihan tidak selalu membuatnya lebih sehat.

Air keruh pada cucian beras sebagian besar berasal dari pati alami, bukan semata-mata kotoran berbahaya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================