
BOGORTODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar adalah puasa sunnah pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah.
Ibadah ini mencakup puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah yang dikenal penuh pahala serta keberkahan.
Momentum ini menjadi kesempatan berharga bagi kaum muslimin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempersiapkan hati menyambut Idul Adha dengan penuh ketakwaan.
Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Zulhijah
Keistimewaan sepuluh hari awal bulan Zulhijah dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA:
“Tidak ada amal saleh yang lebih dicintai Allah daripada amal yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Zulhijah.”
Para sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan Allah?”
Rasulullah SAW menjawab, “Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang berangkat berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun.”
(HR Ibnu Majah)
Hadits tersebut menunjukkan bahwa amal ibadah yang dilakukan pada awal Zulhijah memiliki nilai yang sangat istimewa, termasuk ibadah puasa sunnah.
Berdasarkan penetapan kalender Hijriah tahun 1447 H, tanggal 1 Zulhijah diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sementara Hari Raya Idul Adha berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Berikut jadwal puasa sunnah Zulhijah menjelang Idul Adha 2026:
- Senin, 18 Mei 2026 — Puasa 1 Zulhijah
- Selasa, 19 Mei 2026 — Puasa 2 Zulhijah
- Rabu, 20 Mei 2026 — Puasa 3 Zulhijah
- Kamis, 21 Mei 2026 — Puasa 4 Zulhijah
- Jumat, 22 Mei 2026 — Puasa 5 Zulhijah
- Sabtu, 23 Mei 2026 — Puasa 6 Zulhijah
- Minggu, 24 Mei 2026 — Puasa 7 Zulhijah
- Senin, 25 Mei 2026 — Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah)
- Selasa, 26 Mei 2026 — Puasa Arafah (9 Zulhijah)
Puasa Arafah menjadi salah satu puasa sunnah yang paling dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Tata Cara Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah
Pelaksanaan puasa sunnah ini pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Yang membedakan hanyalah niat yang dibaca sebelum menjalankan ibadah.
Berikut tata caranya:
- Membaca niat puasa pada malam hari atau sebelum fajar
- Melaksanakan sahur
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
- Menjaga lisan dan perilaku selama berpuasa
- Memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an
- Menyegerakan berbuka puasa saat waktu maghrib tiba
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُو الْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillaahi ta’aala.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah Zulhijah karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Tarwiyah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Arafah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku berniat puasa Arafah sunnah karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
- Menghapus Dosa Dua Tahun
Puasa Arafah memiliki keutamaan luar biasa, yaitu menghapus dosa selama dua tahun. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR Muslim)
- Mendapatkan Pembebasan dari Api Neraka
Hari Arafah dikenal sebagai hari ketika Allah SWT banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa neraka. Karena itu, puasa pada hari tersebut sangat dianjurkan bagi umat Islam.
- Waktu Mustajab untuk Berdoa
Hari Arafah juga disebut sebagai waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Pada hari itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Salah satu dzikir yang dianjurkan dibaca adalah:
“Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.”
Puasa sunnah Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah menjadi amalan yang sangat dianjurkan menjelang Idul Adha 2026. Selain mendatangkan pahala besar, ibadah ini juga menjadi sarana untuk membersihkan diri, memperbanyak doa, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dengan memahami jadwal, niat, tata cara, serta keutamaannya, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk mengisi hari-hari mulia di bulan Zulhijah dengan ibadah terbaik.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















