Pastikan Sopir dan Armada Layak Operasi, Dishub Bersama RSUD R. Moh. Noh Nur Gelar Uji Terpadu

Ia juga berharap melalui skema jemput bola ini, para pelaku transportasi dan masyarakat umum dapat semakin meningkatkan kepedulian terhadap kelaikan armada serta kesehatan pribadi demi keselamatan bersama.

Senada dengan hal tersebut, Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Kabupaten Bogor, dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas kesehatan yang menyentuh langsung simpul-simpul aktivitas masyarakat seperti terminal.

“Kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan kesehatan langsung bagi masyarakat dan pengemudi, agar mereka dipastikan tetap sehat dan bugar saat beraktivitas mencari nafkah,” tutur dr. Vitrie.

BACA JUGA :  Mengenal Flamingo Era, Fase Saat Ibu Merasa Kehilangan Jati Diri Setelah Punya Anak

Dukungan serupa diutarakan oleh Kepala UPT Puskesmas Leuwiliang, dr. James G.H. Tambun. Menurutnya, faktor kesehatan pengemudi angkutan umum maupun logistik memiliki korelasi langsung terhadap penurunan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kesehatan pengemudi sangat penting untuk mendukung keselamatan di jalan raya. Kelelahan atau kondisi medis yang tidak terdeteksi bisa berakibat fatal,” tegas dr. James.

BACA JUGA :  Menginap di Hotel Paling Berbahaya di Dunia? Frying Pan Tower Tawarkan Sensasi Ekstrem di Tengah Laut

Melalui keberhasilan aksi bersama ini, jajaran RSUD R. Moh. Noh Nur, UPT Puskesmas Leuwiliang, dan Dishub Kabupaten Bogor berharap manfaat rillnya dapat langsung dirasakan masyarakat luas. Gerakan ini sekaligus diharapkan mampu menjadi pemantik meningkatnya kesadaran kolektif terhadap standarisasi transportasi yang aman, nyaman, dan sehat di Kabupaten Bogor.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================