
BOGORTODAY.COM – Yayasan Fahim Quran Plus (YFQP) akhirnya angkat bicara, guna meluruskan rangkaian isu miring yang diembuskan sejumlah media daring sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
Melalui keterangan resminya pada Sabtu (16/5/2026), manajemen yayasan menganggap narasi yang beredar menyudutkan, tidak berimbang, dan berpotensi merusak reputasi institusi.
Ketua Yayasan Fahim Quran Plus, dr. Cahyiarini, Sp.MK(K), MARS., menyayangkan adanya tudingan tak berdasar yang dirilis tanpa adanya upaya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yayasan.
”Informasi yang disebarkan sepihak tanpa meminta penjelasan resmi dari kami jelas mencederai kode etik jurnalistik serta mengabaikan prinsip keberimbangan berita (cover both sides),” tegas manajemen YFQP dalam rilis tertulisnya.
Menjawab isu legalitas, pihak yayasan memastikan bahwa seluruh dokumen administrasi domisili mereka sah demi hukum. Lembaga ini berbasis nyata di Kampung Ciangsana, RT 02/RW 04, Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, sekaligus mematahkan tuduhan adanya data fiktif atau pemalsuan berkas.
YFQP juga meluruskan kesalahpahaman terkait aliran dana bantuan pemerintah seperti BOS, BOP RA, maupun BIP. Pihak yayasan menegaskan tidak pernah menerima dana-dana tersebut. Sementara itu, kemitraan strategis dengan SMP/SMA Al-Jihad dipastikan berjalan legal, transparan, dan diperkuat oleh dokumen nota kesepahaman (MoU) yang valid.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














