
BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan para guru di Indonesia memperoleh kehidupan yang lebih layak.
Pernyataan itu disampaikan saat Presiden memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di hadapan anggota DPR RI.
Guru Disebut Penentu Masa Depan Bangsa
Menurut Prabowo, kualitas pendidikan suatu negara sangat bergantung pada kualitas para tenaga pengajarnya. Ia menilai guru yang sejahtera akan lebih mampu memberikan pendidikan terbaik bagi generasi muda.
Presiden juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung agar para guru dapat mengajar dengan semangat dan menjadi teladan bagi peserta didik.
Karena itu, pemerintah disebut akan menjadikan perbaikan kesejahteraan guru sebagai salah satu prioritas utama dalam kebijakan ke depan.
Prabowo Ungkap Masalah Arus Dana Keluar dari Indonesia
Dalam pidatonya, Prabowo Subianto juga memaparkan data mengenai kondisi ekonomi nasional selama lebih dari dua dekade terakhir.
Ia menyebut Indonesia mencatat keuntungan perdagangan sekitar USD 436 miliar dalam 22 tahun terakhir. Namun, di sisi lain terdapat arus dana keluar yang mencapai USD 343 miliar.
Menurutnya, selisih tersebut menyebabkan banyak potensi kekayaan negara tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur negara dan tenaga pendidik.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















