Zuckerberg Tenangkan Karyawan Meta Usai PHK, Fokus Besar Beralih ke AI

Investasi Besar di Bidang Kecerdasan Buatan

Di tengah restrukturisasi ini, Meta semakin agresif dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan disebut telah mengalokasikan investasi besar untuk membangun sistem “intelijen super pribadi”, termasuk pembangunan pusat data berskala besar dan perekrutan peneliti AI dari berbagai perusahaan pesaing.

Fokus utama strategi ini adalah memperkuat posisi Meta dalam persaingan teknologi AI global, terutama menghadapi kompetitor seperti Google dan OpenAI.

BACA JUGA :  Pancasila di Tengah Disrupsi Digital

Ambisi Mengejar Ketertinggalan di Industri AI

Meta juga tengah berupaya meningkatkan kualitas model AI mereka. Salah satu model terbaru yang dirilis, Muse Spark, dinilai menunjukkan perkembangan positif, meskipun masih dianggap tertinggal dibandingkan produk dari pesaing utama.

Dalam laporan keuangan sebelumnya, perusahaan memperkirakan belanja modal dapat meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 135 miliar dolar AS dalam tahun berjalan, seiring besarnya investasi di sektor AI.

AI Diperkirakan Ubah Struktur Tenaga Kerja

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Menurut berbagai sumber internal, Zuckerberg meyakini bahwa teknologi AI akan membawa perubahan besar dalam struktur pekerjaan di perusahaan teknologi. Otomatisasi diperkirakan akan mengambil alih sejumlah tugas seperti pemrograman dan pekerjaan teknis lainnya.

Transformasi ini menjadi alasan utama di balik restrukturisasi besar yang dilakukan Meta, sekaligus menandai arah baru perusahaan dalam menghadapi era teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================