
Keutamaan tersebut juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk melakukan amal saleh dibanding sepuluh hari pertama Zulhijah.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir seperti takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil selama periode tersebut.
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Zulhijah
- Menunaikan Ibadah Haji
Ibadah haji menjadi salah satu amalan terbesar yang hanya dilaksanakan pada bulan Zulhijah. Puncak pelaksanaannya berlangsung pada tanggal 8 hingga 13 Zulhijah di Tanah Suci.
- Puasa Zulhijah
Puasa sunnah pada awal Zulhijah dapat dilakukan sejak tanggal 1 hingga 7 Zulhijah. Ibadah ini dianjurkan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah. Amalan ini menjadi salah satu puasa sunnah yang dianjurkan menjelang Hari Arafah.
- Puasa Arafah
Puasa Arafah dikerjakan pada 9 Zulhijah dan memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
- Memperbanyak Zikir
Pada bulan Zulhijah, umat Islam dianjurkan lebih sering melafalkan zikir seperti takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Hari Raya Kurban Jadi Hari yang Agung
Selain puasa dan haji, bulan Zulhijah juga identik dengan pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha. Rasulullah SAW menyebut hari raya kurban sebagai salah satu hari yang paling agung di sisi Allah SWT.
Momentum Zulhijah menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai bentuk kebaikan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















