
Di sisi lain, sejumlah produsen otomotif lain di Indonesia juga menunjukkan sikap serupa dalam menyikapi tekanan ekonomi dan fluktuasi nilai tukar.
Chery Sales Indonesia misalnya, menyebut masih melakukan perhitungan terkait kemungkinan perubahan harga kendaraan, seiring meningkatnya biaya produksi global.
Sementara itu, BYD menyatakan telah melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi pasar. Meski tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian harga di masa depan, perusahaan menegaskan bahwa strategi jangka pendek mereka masih fokus pada stabilitas harga, produk, dan program promosi.
Pasar EV Masih Dinamis
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti nilai tukar dan biaya produksi global. Meski persaingan semakin ketat, para produsen tampak memilih langkah hati-hati sebelum memutuskan kenaikan harga agar tidak mengganggu daya beli konsumen.
Dengan strategi menahan harga untuk sementara, para pelaku industri berharap dapat menjaga momentum pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















