Badan Capek tapi Sulit Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Untuk menenangkan pikiran, lakukan rutinitas sebelum tidur seperti mandi air hangat, menulis jurnal, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menghindari penggunaan gadget menjelang waktu tidur.

  1. Konsumsi Kafein Menjelang Tidur

Kafein dikenal sebagai stimulan yang dapat membuat seseorang tetap terjaga. Mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya sebelum tidur dapat menghambat rasa kantuk.

Penelitian menyebutkan bahwa konsumsi sekitar 400 mg kafein hingga enam jam sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur secara signifikan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari kafein setidaknya 4–6 jam sebelum waktu tidur.

  1. Bermain Gadget Sebelum Tidur

Paparan cahaya biru dari layar ponsel, tablet, laptop, dan televisi dapat menekan produksi melatonin, hormon yang berperan dalam memicu rasa kantuk.

BACA JUGA :  Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi

Untuk mengatasinya, hentikan penggunaan gadget sekitar dua jam sebelum tidur. Jika tidak memungkinkan, penggunaan kacamata khusus pemblokir cahaya biru dapat menjadi alternatif.

  1. Gangguan Tidur

Kondisi tubuh lelah dan mengantuk tetapi sulit tidur juga bisa menjadi tanda gangguan tidur. Contohnya sleep apnea, yang menyebabkan napas terhenti sesaat berulang kali saat tidur, atau restless legs syndrome yang memicu dorongan untuk terus menggerakkan kaki.

Untuk membantu meredakan gejala, lakukan olahraga ringan secara teratur seperti jalan kaki atau jogging, serta praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga. Jika keluhan semakin mengganggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

  1. Gangguan Mental

Gangguan mental seperti kecemasan dan depresi juga sering berkaitan dengan masalah tidur. Perasaan gelisah, sedih, atau putus asa dapat membuat seseorang sulit terlelap meski tubuh sudah lelah.

BACA JUGA :  Mau Awet Muda? Lakukan 5 Rutinitas Pagi Ini agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Perubahan zat kimia di otak, peradangan, serta faktor genetik dapat memengaruhi hubungan antara tidur dan kondisi mental. Menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, berolahraga teratur, serta menghindari gadget sebelum tidur dapat membantu.

Jika gangguan tidur akibat masalah mental tidak membaik, konsultasi dengan dokter atau psikiater sangat disarankan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan mengenali penyebab tubuh lelah tetapi sulit tidur, Anda dapat mengambil langkah yang lebih efektif untuk memperbaiki kualitas tidur. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting demi menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================